Iklan

Script Iklan anda

Google+ Followers

perjalanan hidup

hidup itu indah,,, tapi juga menyakitkan,,

Friday, 17 May 2013

Pesawat atwood



Laporan Percobaan
Pesawat atwood

 
Ø  DASAR TEORI

            Galileo melakukan pengamatan mengenai benda-benda jatuh bebas. Ia menyimpulkan dari pengamatan-pengamatan yang dia lakukan bahwa benda-benda berat jatuh dengan cara yang sama dengan benda-benda ringan. Tiga puluh tahun kemudian, Robert Boyle, dalam sederetan eksperimen yang dimungkinkan oleh pompa vakum barunya, menunjukan bahwa pengamatan ini tepat benar untuk benda-benda jatuh tanpa adanya hambatan dari gesekan udara. Galileo mengetahui bahwa ada pengaruh hambatan udara pada gerak jatuh. Tetapi pernyataannya walaupun mengabaikan hambatan udara, masih cukup sesuai dengan hasil pengukuran dan pengamatannya dibandingkan dengan yang dipercayai orangpada saat itu (tetapi tidak diuji dengan eksperimen) yaitu kesimpulan Aristoteles yang menyatakan bahwa,´
     Benda yang beratnya sepuluh kali benda lain akan sampai ke tanah sepersepuluh waktu dari waktu benda yang lebih ringan´.
Selain itu Hukum Newton I menyatakan bahwa,´Jika resultan gaya yang bekerja
pada suatu sistem sama dengan nol, maka sistem dalam keadaan setimbang´.
∑F - 0
     Hukum Newton II berbunyi :´ Bila gaya resultan F yang bekerja pada suatu benda
dengan massa m tidak sama dengan nol, maka benda tersebut mengalami percepatan ke arah
yang sama dengan gaya´. Percepatan a berbanding lurus dengan gaya dan berbanding
terbalik dengan massa benda.
a =  F  atau F = m.a
                   m
Hukum Newton II memberikan pengertian bahwa :
1. Arah percepatan benda sama dengan arah gaya yang bekerja  pada benda.
2. Besarnya percepatan berbanding lurus dengan gayanya.
3. Bila gaya bekerja pada benda maka benda mengalami percepatan dan
 sebaliknya bila benda mengalami percepatan tentu ada gaya penyebabnya.
          Hukum Newton III :Setiap gaya yang diadakan pada suatu benda, menimbulkan gaya lain yang sama besarnya dengan gaya tadi, namun berlawanan arah´. Gaya reaksi ini dilakukan benda pertama pada benda yang menyebabkan gaya. Hukum ini dikenal dengan
Hukum Aksi Reaksi.
Faksi = -Freaksi
         Untuk percepatan yang konstan maka berlaku persamaan Gerak yang disebut Gerak Lurus Berubah Beraturan. Bila sebuah benda berputar melalui porosnya, maka gerak melingkar ini berlaku persamaan-persamaan gerak yang ekivalen dengan persamaan- persamaan gerak linier. Dalam hal ini besaran fisis momen inersia (I) yang ekivalen dengan besaran fisis massa (m) pada gerak linier. Momen inersia suatu benda terhadap poros tertentu harganya sebanding dengan massa benda tersebut dan sebanding dengan kuadrat dan ukuran atau jarak benda pangkat dua terhadap poros.

kelemahan-dan-keuntungan-knalpot-bogar.html 
cara-menghasilkan-uang-dari-blog-gfratis.html 
cara-merawat-motor.html 
cara-modifikasi-motor-supaya-cepat.html 
gaya-moderen-untuk-wanita-brjilbab.html 
laporan-manajemen-keuangan.html 
manajemen-keuangan.html 
penambahan-fitur-baru-pada-suzuki-new.html 
cara-muda-menghasilkan-uang-lewat.html 

0 comments:

Post a Comment